Identitas Kultural Anak Usia Dini Melalui Bahasa Ibu

Authors

  • Wa Ode Dafia Universitas Muhammadiyah Ponorogo
  • Wa Mesani Buton Universitas Muhammadiyah Ponorogo
  • Muhammad Azam Muttaqin Universitas Muhammadiyah Ponorogo
  • Nutina Irsad Rusdiani Universitas Muhammadiyah Ponorogo
  • Susi Darihastini Universitas Muhammadiyah Ponorogo

bahasa ibu, identitas kultural, anak usia dini, budaya lokal, pelestarian budaya

Abstract

Salah satu peran terpenting bahasa ibu dalam perkembangan awal anak adalah sebagai wahana transmisi nilai-nilai budaya, tradisi, konvensi, dan pengetahuan lokal melalui media bahasa. Penggunaan bahasa ibu di usia dini menghadapi tantangan yang semakin besar akibat globalisasi, kemajuan teknologi, dan meningkatnya penggunaan bahasa nasional dan asing. Identitas budaya anak dapat terganggu jika mereka memiliki hubungan yang lebih lemah dengan budaya lokal mereka sebagai akibat dari hal ini. Menemukan bagaimana bahasa ibu membantu pelestarian budaya lokal serta bagaimana perannya dalam pengembangan identitas budaya anak usia dini adalah visi studi. Model deskriptif kualitatif digunakan dalam penelitian pustaka. Makalah akademis, buku, artikel ilmiah, jurnal (baik nasional maupun internasional), dan sumber daya internet ditelusuri untuk mengumpulkan data tentang topik-topik termasuk bahasa ibu, identitas budaya, pendidikan anak usia dini, dan budaya lokal. Metode analisis konten digunakan untuk menemukan dan memahami hasil penelitian sebelumnya dalam analisis data. Karena internalisasi nilai-nilai budaya di rumah, kelas, dan komunitas, studi mendapati bahasa ibu fungsinya mengembangkan identitas budaya anak. Paparan sedari awal terhadap bahasa ibu membantu anak-anak mengembangkan literasi budaya, kefasihan dalam berbahasa Inggris lisan serta tulisan, kebanggaan akan warisan mereka, dan apresiasi terhadap dunia di sekitar mereka. Guna menjaga identitas budaya serta budaya lokal tetap hidup di tengah globalisasi, keluarga, lembaga pendidikan anak usia dini, komunitas, serta pemerintah perlu bekerja sama untuk mempromosikan penggunaan bahasa ibu.

References

Lestari, P. I., & Prima, E. (2023). Pengaruh Metode Storytelling Berbasis Kearifan Lokal Bali terhadap Kemampuan Bahasa Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 1295–1301.

Azizah, A. N., Yuliyani, D. R., & Lestari, A. (2020). Sosialisasi dan Pelatihan Penggunaan Bahasa Daerah sebagai Bahasa Ibu pada Anak Usia Dini. Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara), 2(4), 1–5.

Lestari, E. W., Prayogi, I., & Murywantobroto. (2026). Pergeseran Bahasa Ibu dari Bahasa Daerah ke Bahasa Nasional: Evidensi pada Anak Usia Prasekolah. LINGUA FRANCA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 10(1), 84–95.

Kua, M. Y., Laksana, D. N. L., Ngonu, M. R., & Enem, N. (2023). Desain Pembelajaran Bahasa Lisan Anak Usia Dini dengan Pendekatan Bahasa Ibu. Jurnal Citra Magang dan Pembelajaran (JCMP), 1(3), 149–161.

Novitawati, & Anggreani, C. (2022). Pengembangan perencanaan pembelajaran bermuatan budaya lokal tepian sungai pada anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(1), 220–230.

Darihastining, S., Aini, S. N., Maisaroh, S., & Mayasari, D. (2021). Penggunaan media audio visual berbasis kearifan budaya lokal pada anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 1594–1602.

Triwardhani, I. J., Mulyani, D., & Putra, R. P. (2023). Literasi budaya lokal bagi anak di Desa Jatisura. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 1818–1827.

Nanda, L. L., & Nopriansyah, U. (2025). Strategi pembelajaran bahasa multikultural dalam mengembangkan keterampilan komunikasi anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 9(5), 1670–1680.

Muzakki, & Fauziah, P. Y. (2015). Implementasi pembelajaran anak usia dini berbasis budaya lokal di PAUD full day school. Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat, 2(1), 39–54.

Ingka Wangelamo, & Barokah Isdaryanti. (2026). Pola Pengasuhan Anak Usia Dini Berbasis Budaya Tobelo. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(2), 1–11.

Bahran Taib, W., & Rahardjo, B. (2025). Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Melestarikan Budaya Lokal Moloku Kie Raha pada Pendidikan Anak Usia Dini. G-COUNS: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 9(2), 782–798.

Zaheen. (2025). Revitalisasi Kearifan Lokal untuk Membangun Identitas Budaya pada Anak Usia Dini. Zaheen, 1(1), 170–183.

Hurri, I., & Utami, P. T. (2021). Pengembangan Media Audio Visual Berbasis Budaya Lokal untuk Melestarikan Budaya Sunda pada Anak Usia Dini Usia 5–6 Tahun. Jurnal Sandhyakala, 2(1), 36–49.

Wahyuni, A. (2024). Media pembelajaran berbasis kebudayaan lokal pada pembelajaran anak usia dini. Kiddo: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 743-753.

Mahendra, Y., Apriza, B., & Rohmani, R. (2022). Analisis Penggunaan Bahasa Ibu dalam Proses Pembelajaran dan Pergaulan Lingkungan Siswa. Jurnal Basicedu, 6(1), 700-708.

Ibda, H. (2017). Urgensi pemertahanan bahasa ibu di sekolah dasar. SHAHIH: Journal of Islamicate Multidisciplinary, 2(2).

Faridy, F., Amelia, L., & Umamah, C. U. (2023). Analisis Penggunaan Bahasa Daerah Sebagai Bahasa Ibu Pada Anak Usia Dini. AWLADY: Jurnal Pendidikan Anak, 9(1), 74-82.

Tumangger, A. M. B., Buulolo, J. K., & Damayanti, R. (2025). Dilema bahasa ibu: Strategi Meningkatkan Kosakata Bahasa Indonesia bagi Anak Usia Dini di Daerah Terpencil. JPLS: Jurnal Pendidikan Literasi Siswa, 2(1), 31-37.

Putra, YD, & Puspita, LR (2024). Identitas kultural dalam pendidikan anak: Peran orang tua di era media digital. Tabayyun , 5 (1).

Al’adawiya, R., Hartati, S., & Sumadi, T. (2023). Survey Persepsi Ibu terhadap Penggunaan Bahasa Daerah Kaili Tara pada Anak Usia Dini. Murhum: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 616-627.

Moybeka, A. M., Delpada, B., Ling, M., Lanma, D. S., Saad, G., Ludji, I., & Li, M. BUKU AJAR ANAK USIA DINI BERBASIS BAHASA IBU (BAHASA ABUI).

Downloads

Published

2026-08-31

Conference Proceedings Volume

Section

Articles