Penguatan Multiliterasi melalui Think Talk Write Pembelajaran Menulis Naskah Drama Video Anti-Perundungan

Authors

  • Saputri Ainaul Mardiyah Universitas Sebelas Maret
  • Diajeng Susila Efrianti Universitas Raden Mas Said
  • Elen Inderasari Universitas Raden Mas Said

literasi visual, multiliterasi, naskah drama, Think Talk Write, video anti-perundungan

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong pembelajaran bahasa bergerak menuju praktik multiliterasi yang mengintegrasikan literasi visual, digital, kolaboratif, dan kritis. Penelitian ini bertujuan menganalisis kontribusi strategi Think Talk Write (TTW) berbantuan video anti-perundungan pada pembelajaran menulis naskah drama. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek peserta didik kelas X1 SMA pembelajaran Bahasa Indonesia. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan analisis naskah drama peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan video anti-perundungan tidak hanya berfungsi sebagai media pembelajaran, tetapi menjadi pengalaman belajar multimodal membantu peserta didik memahami konflik, interaksi sosial, dan situasi emosional secara lebih kontekstual. Melalui tahapan berpikir, berdiskusi, dan menulis, peserta didik mampu mentransformasikan pengalaman visual dan sosial menjadi naskah drama dengan konflik, tokoh, dan amanat yang beragam. Proses pembelajaran juga memperkuat literasi visual, literasi kolaboratif, dan literasi kritis peserta didik melalui kegiatan menafsirkan persoalan sosial, bertukar gagasan, serta merefleksikan dampak perundungan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, strategi TTW memberikan ruang bagi peserta didik untuk membangun makna secara bertahap sebelum menuangkannya ke dalam bentuk tulisan. Integrasi video anti-perundungan dan strategi Think Talk Write mampu mendukung pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis multiliterasi yang lebih reflektif, kontekstual, dan bermakna bagi peserta didik.

References

C. Bill and K. Mary, The Things You Do to Know: An Introduction to the Pedagogy of Multiliteracies. In A Pedagogy of Multiliteracies: Learning by Design. London: Palgrave Macmillan, 2015. doi: https://doi.org/10.1057/9781137539724_1.

R. Jennifer and M. Walsh, “Rethinking Literacy Education in New Times: Multimodality, Multiliteracies, and New Literacies,” Brock Educ. J., vol. 21, 2021, doi: https://doi.org/10.26522/brocked.v21i1.236.

M. K. Ann, B. G. Stone, L. Unsworth, and L. Friend, “Multimodal Language of Attitude in Digital Composition.,” Writ. Commun., vol. 37, 2020, doi: 135–166. https://doi.org/10.1177/0741088319897978.

E. Djonov and C.-I. Tseng, “Harnessing the Potential of Transmedia Narratives for Critical Multimodal Literacy,” Crit. Discourse Stud., vol. 18, 2021, doi: https://doi.org/10.1080/17405904.2020.1804954.

F. Coccetta, Multimodal Corpora and Concordancing in DDL. Dalam The Routledge Handbook of Corpora and English Language Teaching and Learning. Routledge, 2022. doi: https://doi.org/10.4324/9781003002901-29.

A. Kristiyani, “Pengembangan Buku Referensi Menulis Faktual Berbasis Multiliterasi.,” J. Kependidikan Penelit. Inov. Pembelajaran, vol. 4, 2020, doi: https://doi.org/10.21831/jk.v4i1.30724.

P. A. Darma and A. Ahmadi, “Pembelajaran Bahasa Indonesia melalui Media Digital pada Anak-Anak di Desa Ganti Lombok Tengah.,” J. Ilm. Glob. Educ., vol. 2, 2021, doi: https://doi.org/10.55681/jige.v2i2.118.

B. A. Siagian and S. U. M. Sihombing, “Optimalisasi Pendekatan Multimodal dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia.,” Kode J. Bhs., vol. 11, 2022, doi: https://doi.org/10.24114/kjb.v11i4.40803.

N. Astuti and P. F. Iku, “Pembelajaran Multiliterasi sebagai Wahana Peningkatan Keterampilan Belajar Siswa di Masa Pandemi Covid-19,” Aliterasi J. Pendidikan, Bahasa, dan Sastra, vol. 1, 2020, [Online]. Available: https://journal.umuslim.ac.id/index.php/alt/article/view/152

M. Zarra, R. N. Wahyuni, H. S. Harjono, and I. Suryani, “Pemanfaatan Multimodalitas Linguistik-Visual dalam Mendukung Pemahaman Siswa terhadap Materi Pembelajaran Bahasa Indonesia: Kajian Teoretis.,” Onoma Pendidikan, Bahasa, dan Sastra, vol. 11, 2025, doi: https://doi.org/10.30605/onoma.v11i4.7022.

S. Graham, S. A. Kiuhara, and M. MacKay., “The Effects of Writing on Learning in Science, Social Studies, and Mathematics: A Meta-Analysis,” Rev. Educ. Res., vol. 2, 2020, doi: https://doi.org/10.3102/0034654320914744.

D. Nugraha, “Literasi Digital dan Pembelajaran Sastra Berpaut Literasi Digital di Tingkat Sekolah Dasar.,” J. Basicedu, vol. 6, 2022, doi: 10.31004/basicedu.v6i6.3318.

M. Debra and M. R. Williams, “Essentials of Writing Pedagogy for Preservice Teachers With Considerations for Those Teaching Students With Emotional and Behavioral Disorders.,” Beyond Behav., vol. 33, 2024, doi: https://doi.org/10.1177/10742956231225460.

H. G. Tarigan, Menulis Sebagai Sesuatu Keterampilan Bahasa. Bandung: Angkasa, 2018.

A. V. Febriana and H. D. Koeswanti., “Penerapan Model Think Talk Write untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Deskripsi Peserta Didik Kelas II.,” JS (Jurnal Sekolah), vol. 8, 2024, doi: https://doi.org/10.24114/js.v8i3.58672.

C. W. Jhon, “Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Method Approaches,” SAGE Publ. Inc, 2023.

Y. Abidin, T. Mulyati, and H. Yunansyah, Pembelajaran Literasi: Strategi Meningkatkan Kemampuan Literasi Matematika, Sains, Membaca, dan Menulis. Jakarta: Bumi Aksara, 2018.

D. Huinker and C. Laughlin, Talk Your Way into Writing. Communication in Mathematics K–12 and Beyond., 1996.

M. B. M. dan A. M. Huberman, Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. Sage Publications., 2014.

Y. S. Lincoln and E. G. Guba, Naturalistic Inquiry. Beverly Hills, CA: SAGE Publications, Inc., 1985.

B. Nurgiyantoro, Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press., 2019.

J. C. Castro-Alonso, B. B. de Koning, L. Fiorella, and F. G. W. C. Paas, “Five Strategies for Optimizing Instructional Materials: Instructor- and Learner-Managed Cognitive Load.,” Educ. Psychol. Rev., vol. 33, 2021, doi: https://doi.org/10.1007/s10648-021-09606-9.

E. F. Lusianti, Y. Sari, and Budiman, “Systematic Literature Review: Penerapan Media Pembelajaran Berbasis Digital pada Pembelajaran Bahasa Indonesia,” EUNOIA J. Pendidik. Bhs. Indones., vol. 4, 2024, doi: https://doi.org/10.30821/eunoia.v4i1.3646.

M. Taufik, S. K. Ummah, and A. A. P. Rosyadi, “Implementasi model pembelajaran REACT dan tinjauannya terhadap kemampuan kolaboratif mahasiswa,” JINoP (Jurnal Inov. Pembelajaran), vol. 6, 2020, doi: https://doi.org/10.22219/jinop.v6i1.10036.

D. A. Sari, Sukarno, and Chumdari, “Peningkatkan Keterampilan Mengomunikasikan Hasil Diskusi pada Materi Kegiatan Ekonomi Melalui Penerapan Model Pembelajaran Numbered Head Together (NHT) pada peserta didik kelas IV sekolah dasar.,” J. Pendidik. Dasar, vol. 8, 2020, doi: https://doi.org/10.20961/jpd.v8i2.45202.

L. Halimah and S. F. Nurul, “Refleksi Terhadap Kewarganegaraan Ekologis dan Tanggung Jawab Warga Negara melalui Program Ecovillage,” J. Civ. Media Kaji. Kewarganegaraan, vol. 17, 2020, doi:

https://doi.org/10.21831/jc.v17i2.28465.

N. Astuti and P. F. Iku, “Pembelajaran Multiliterasi sebagai Wahana Peningkatan Keterampilan Belajar Siswa di Masa Pandemi Covid-19.,” Aliterasi J. Pendidikan, Bahasa, dan Sastra, vol. 1, 2020, [Online]. Available: https://journal.umuslim.ac.id/index.php/alt/article/view/152

Downloads

Published

2026-08-31

Conference Proceedings Volume

Section

Articles